Akhirnya mantan pelatih AS Monaco, Thierry Henry resmi kembali melatih.

Kali ini ia ditunjuk untuk melatih tim MLS, Montreal Impact. Hendry sendiri sempat menjadi pelatih AS Monaco namun ia tidak bertahan lama di Ligue 1, dan memutuskan untuk mengakhiri kontraknya di bulan Januari 2019 kemarin.

Setelah hengkang ia menganggur selama beberapa bulan, dan pada akhirnya ia dipercaya untuk menakhodai Montreal. Pria yang saat ini berusia 42 tahun tersebut cukup familiar di MLS.

Sebelum mengakhiri karirnya sebagai pemain, Henry sempat membela New York Bulls selama 4 musim. Saat itu juga ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Arsenal di tahun 2012. Namun karirnya tetap berakhir di New York Red Bulls.

Saat ini Henry diikat kontrak 2 tahun bersama Montreal. Selain itu kedua belah pihak juga memiliki opsi untuk menambah masa kontaraknya sampai ditahun 2022.

"Ini adalah laga yang saya kenal dengan baik, dimana saya memiliki beberapa momen yang sangat menyenangkan," tutur Henry.

"Berbeda di Quebec, Montreal yang memiliki warisan multikultur yang luar biasa, sungguh luar biasa. Saya selalu memperhatikan klub ini dan sekarang berada di sini," lanjutnya.

Meski demikian, Henry tidak akan langsung mengawasi Montreal secara langsung. Klub melaporkan bahwa Henry akan memimpin tim pada pertengahan Januari 2020 mendatang, tepatnya saat sesi latihan tim dimulai.

"Henry akan memimpin tim barunya pada pertengahan bulan Januari, saat kamp latihan dimulai."

Karir Hendry dimulai kepelatihan sendiri sebenarnya masih seumur jagung. Ia pertama kali memulai langkahnya pada tahun 2016 lalu kala ditunjuk sebagai asisten pelatih Roberto Martinez di timnas Belgia.

Saat Arsene Wenger memutuskan berpisah dengan Arsenal, nama Henry kerap disebut sebagai salah satu kandidat terkuat pelatih The Gunners.